Bicara tentang soal dasar-dasar yang digunakan dalam pembuatan website, ternyata masih ada banyak sekali pengguna yang dimana tentunya belum paham betul tentang sebuah pengertian apa itu sebuah domain. Padahal, di era digital yang dimana sekarang ini semuanya dilakukan serba online seperti sekarang ini peran domain yang dimana menjadi salah satu yang sudah sangat krusial yang ada di dalam kehidupan sehari-hari. Selain memudahkan untuk dapat mengakses konten atau juga mencari informasi pada sebuah suatu website, fungsi dasar dari cara kerja domain sendiri yang dimana salah satunya yaitu bisa digunakan sebagai sebuah branding agar nantinya citra perusahaan yang dapat menjadi lebih populer yang ada di kalangan konsumen.

Pengertian dan Contoh Ekstensi Domain Untuk Website

Jadi, jika saat ini Anda yang dimana sedang merintis sebuah sbobet88 untuk usaha, maka tentunya anda juga jangan lupa untuk mengamankan nama domain brand Anda agar nantinya nama tersebut yang dimana tidak dibeli orang lain. Dimana secara garis besar, domain sendiri adalah salah satu hal yang diartikan sebagai sebuah nama unik yang dimana biasanya akan ditujukan untuk dapat mengidentifikasi server yang ada di sebuah jaringan internet. Jika dianalogikan dimana ada dalam kamus bahasa general, domain sendiri yang artinya sendiri di ibarat kan seperti sebuah petak tanah sementara website sendiri yang dimana merupakan sebuah bangunan atau juga sebuah rumah yang berdiri di atasnya.

Dalam sebuah website, dimana tentunya fungsi domain sendiri menjadi salah satu hal yang sangat krusial. Karena domain sendiri yang dimana mampu mempermudah sebuah proses identifikasi ketika nantinya ada pengunjung yang ingin mengakses website Anda. Tanpa domain, sebuah website sebenarnya juga dapat dan bisa saja diakses tapi harus mengetahui apa alamat IP yang biasanya akan terdiri dari rangkaian beberapa digit angka yang akan dipisahkan dengan menggunakan tanda titik.

Jenis-Jenis Domain

Hingga detik ini dimana setidaknya ada 500 lebih ekstensi untuk nama domain yang dimana ada dan juga tersedia untuk publik maupun juga untuk private khusus yang ada untuk sebuah instansi. Nama domain sebanyak itu, yang dimana juga sudah bisa dibeli dengan menggunakan sebuah harga kompetitif. Jika anda penasaran dengan macam-maca apa sajakah nama domain dan peruntukannya? Maka berikut ini adalah penjelasan yang ada selengkapnya.

Top Level Domain (TLD)

Top Level Domain atau yang dimana biasa disebut sebagai TLD sendiri merupakan sebuah tipe domain yang dimana paling sering digunakan untuk publik, baik untuk sebuah keperluan perusahaan maupun juga untuk sebuah perorangan. Pasalnya, tipe domain ini yang dimana menjadi tipe domain yang sangat populer dan juga mudah dihafalkan oleh konsumen. Adapun contoh dari TLD ini yang dimana meliputi .COM, .NET, .ORG, dan juga .Info.

Country Code Top Level Domain (ccTLD)

Tipe domain yang satu ini yang dimana juga tidak kalah populernya  jika dibandingkan dengan Top Level Domain yang ada. Sesuai dengan namanya, jenis domain sendiri yang mana termasuk kedalam sebuah keluarga ccTLD sendiri yang merupakan sebuah domain yang menggunakan sebuah kode negara sebagai sebuah identitas utama, misalnya saja yaitu seperti .ID yang di gunakan untuk negara Indonesia, .UK untuk negara United Kingdom, .dan US yang biasanya akan di gunakan untuk negara Amerika Serikat, dan juga .JP untuk negara Jepang.

Generic Top Level Domain

Generic Top Level Domain atau yang disebut juga dengan gTLD awalnya merupakan sebuah domain khusus yang dimana jenis domain ini sendiri biasanya akan ditujukan untuk sebuah instansi, misalnya seperti .EDU yang dipakai untuk keperluan website yang akan membahas seputar ranah pendidikan atau juga yang disebut dengan .MIL yang akan ditujukan untuk sebuah website militer.

Second Level Domain (SLD)

Second Level Domain (SLD) sendiri yang dimana merupakan sebuah turunan dari TLD yang dimana biasanya jenis domain ini akan bertujuan untuk digunakan lebih spesifik lagi. Contoh saja dari Second Level Domain (SLD) yaitu adalah CO.ID, AC.ID, atau juga .BIZ.ID dimana masing-masing yang nantinya akan ditujukan untuk pengguna dari kalangan seperti corporate, universitas, serta juga dari sebuah komunitas bisnis yang ada di Indonesia.

Subdomain

Subdomain yang dimana merupakan sebuah tipe domain yang dimana turunan yang biasanya akan digunakan oleh sebuah situs-situs besar untuk dapat memudahkan pengunjung nantinya dalam mengakses konten tertentu yang biasanya akan lebih spesifik. Subdomain sendiri yang dimana biasanya akan terletak diawal domain utama, dengan hanya dipisahkan sebuah tanda dot (.) Jadi, pola dari penggunaannya sendiri yang dimana bisa sangat fleksibel sesuai dengan sebuah selera maupun juga tentang kebutuhan pemilik website.

Tips Memilih Nama Domain

Memilih nama domain untuk sebuah website sendiri biasanya akan susah-susah gampang. Pasalnya adalah, selain harus memikirkan tentang sebuah ketersediaan nama domain, Anda yang dimana nantinya juga harus memperhatikan tentang budget agar nantinya tidak terlalu untuk menguras anggaran. Terlepas dari itu, dimana kebanyakan orang yang nantinya juga lebih mengutamakan tentang sebuah KOD (Keyword on Domain) sebagai salah satu dari sebuah strategi yang digunakan untuk dapat menaklukkan calon pembeli, meski hal tersebut yang dimana  sudah tidak banyak berpengaruh lagi di dalam algoritma mesin pencari. 

Tips cara yang digunakan dalam memilih nama domain yang pertama adalah, usahakan untuk dapat menggunakan jumlah karakter yang jumlahnya pas, tidak terlalu panjang tapi juga jangan terlalu pendek. Jika anda nantinya tidak memiliki sebuah brand khusus maka usahakan mengambil sebanyak 4-12 karakter saja agar nantinya akan mudah diingat sekaligus juga dapat dengan nyaman saat nantinya akan diketik secara manual. Tips cara untuk dapat memilih nama domain yang kedua, yang dimana bisa anda gunakan adalah dengan ekstensi domain populer seperti halnya .com atau .net. Selain itu, Anda yang juga nantinya akan bisa memilih domain lokal seperti halnya .ID jika isi website anda yang menggunakan konten Bahasa Indonesia.

Tips ketiga, jika nantinya memungkinkan untuk hindari penggunaan angka atau juga pengguna kata sambung dash (-). Tidak masalah jika, Anda nantinya menginginkan sebuah domain dengan sebuah gabungan dua kata seperti halnya netplasa.com atau juga lewatmana.com. Asalkan tata letak dan juga ejaannya masih sangat familiar di kalangan orang awam.Lantas,bagaimana sebaiknya harus memilih nama domain .COM atau kah domain .ID Dimana dilema tersebut yang tentunya bisa diselesaikan dengan, beberapa tujuan seperti target pengunjung website anda, dan ketersediaan nama domain dan juga seberapa besar budget anda. 

Itulah beberapa pengertian dan juga contoh dari ekstensi domain yang digunakan untuk sebuah Website. Jika anda sedang berencana untuk mencari sebuah domain. Maka tentunya anda yang juga bisa mencari nama domain yang dimana sesuai dengan website yang nantinya akan anda buat.